Gara-Gara Serang Xbox Live, Remaja Ini Masuk Penjara 2 Tahun
By : Taufiq Jga Vizard
Adam Mudd masih berusia 16 saat membuat Titanium Stresser.(Doc: BBC)
Seorang remaja di Inggris diganjar dua tahun penjara karena membuat sebuah program yang menyebabkan 1,7 juta serangan terhadap Xbox Live, Minecraft, dan TeamSpeak.
Tiga tahun lalu hacker muda bernama Adam Mudd itu membuat sebuah program yang diberi nama Titanium Stresser. Saat itu dia berumur 16 tahun.
Dia pun menjual program buatannya ke penjahat siber seharga Rp 6,5 miliar. Demikian dikutip dari laman The Guardian, Rabu (26/4/2017).
Mudd, yang kini sudah berusia 20 tahun mengaku bersalah atas dakwaan yang ditujukan kepadanya. Ben Cooper selaku penasihat hukum Mudd mengatakan, "Mudd terseret dan 'tersesat' di dunia gim online usai menarik diri dari sekolah karena dirisak teman-temannya."
Sekadar informasi, Mudd telah melakukan 594 serangan DDoS terhadap 181 alamat protokol internet mulai dari Desember 2013 hingga Maret 2015.
Dalam aksinya, ia juga sempat menargetkan 25 ribu serangan terhadap server Runscape. Untuk mengantisipasinya, penerbit gim ini terpaksa harus menghabiskan uang sekitar Rp 102 miliar untuk mencegah serangannya.
Tag :
Seputar Game,
Organisasi File Pile
By : Taufiq Jga Vizard
Organisasi file pile adalah suatu teknik atau metode yang digunakan unuk menyatakan dan menyimpan record-record dalam sebuah file. File pile atau disebut dengan file tumpukan merupakan salah satu struktur dasar dari struktur file. Record-record pada pile dikumpulkan berdasarkan kedatangannya. Panjang record dalam suatu pile tidak harus tetap dan tidak diperlukan atribut atribut yang sama untuk setiap record.
Penggunaan Pile
File pile merupakan struktur dasar dan tak terstruktur. Struktur ini memberikan fleksibiltas penuh. Struktur ini menggunakan ruang penyimpanan dengan baik saat data berukuran dan berstruktur beragam. Struktur ini tidak bagus untuk pencarian record tertentu.
Penggunaan file pile:
- File-file system
- File log (mencatat kegiatan)
- File-file penelitian / medis
- File teks
Kinerja Pile
Ukuran Record
Kepadatan pile dipengaruhi dua faktor, yaitu:
1. Perlu penyimpanan nama-nama atribut dan lainnya.
2. Data yang tidak ada tidak perlu dipertimbangkan sama sekali.
Rumus : R = a' (A+V+2)
dimana:
- a' = rata-rata jumlah atribut
- A = ukuran rata-rata atribut (field)
- V = ukuran rata rata nilai
- 2 = nilai separator/konstanta untuk pemisah antar field dan antar record
Waktu Pengambilan Record Tertentu (TF)
Waktu untuk menemukan lokasi record pada pile adalah lama, karena semua record harus ditelusuri sampai menemukan lokasi satu item data. Pencarian data harus diakukan secara serial dimana setiap blok dibaca satu persatu sampai record yang dicari ditemukan.
Rumus : TF = 1/2n (R/t')
Dimana:
n = Jumlah Record
R = Ukuran Record
t’ = bulk transfer time
Catatan:
Bulk transfer time digunakan karena membaca file secara sekuen dari titik awal, melewati gap-gap dan batas-batas silinder sampai menemukan blok berisi record yang diinginkan
File pile merupakan struktur dasar dan tak terstruktur. Struktur ini memberikan fleksibiltas penuh. Struktur ini menggunakan ruang penyimpanan dengan baik saat data berukuran dan berstruktur beragam. Struktur ini tidak bagus untuk pencarian record tertentu.
Penggunaan file pile:
- File-file system
- File log (mencatat kegiatan)
- File-file penelitian / medis
- File teks
Kinerja Pile
Ukuran Record
Kepadatan pile dipengaruhi dua faktor, yaitu:
1. Perlu penyimpanan nama-nama atribut dan lainnya.
2. Data yang tidak ada tidak perlu dipertimbangkan sama sekali.
Rumus : R = a' (A+V+2)
dimana:
- a' = rata-rata jumlah atribut
- A = ukuran rata-rata atribut (field)
- V = ukuran rata rata nilai
- 2 = nilai separator/konstanta untuk pemisah antar field dan antar record
Waktu Pengambilan Record Tertentu (TF)
Waktu untuk menemukan lokasi record pada pile adalah lama, karena semua record harus ditelusuri sampai menemukan lokasi satu item data. Pencarian data harus diakukan secara serial dimana setiap blok dibaca satu persatu sampai record yang dicari ditemukan.
Rumus : TF = 1/2n (R/t')
Dimana:
n = Jumlah Record
R = Ukuran Record
t’ = bulk transfer time
Catatan:
Bulk transfer time digunakan karena membaca file secara sekuen dari titik awal, melewati gap-gap dan batas-batas silinder sampai menemukan blok berisi record yang diinginkan
Waktu Pengambilan Record Berikutnya
Karena tidak ada pengurutan record pada pile, maka record penerus (successor record) berdasarkan kriteria tertentu dapat berada di sembarang lokasi. Karena posisinya tidak diketahui, menemukan record penerus sama dengan record tertentu.
Next record (TN) adalah TN =TF
Waktu Penyisipan Record (TI)
Penyisipan record dilakukan di akhir file.
Mekanisme penyisipan record adalah:
1. Cari akhir file (EOF=End-of-File), diperlukan waktu sebesar seek time (s)
2. Cari sector yang tepat, diperlukan waktu sebesar rotational latency (r)
3. Lakukan transfer data, diperlukan waktu sebesar btt
4. Read/Write blok data, diperlukan waktu sebesar TRW
Karena tidak ada pengurutan record pada pile, maka record penerus (successor record) berdasarkan kriteria tertentu dapat berada di sembarang lokasi. Karena posisinya tidak diketahui, menemukan record penerus sama dengan record tertentu.
Next record (TN) adalah TN =TF
Waktu Penyisipan Record (TI)
Penyisipan record dilakukan di akhir file.
Mekanisme penyisipan record adalah:
1. Cari akhir file (EOF=End-of-File), diperlukan waktu sebesar seek time (s)
2. Cari sector yang tepat, diperlukan waktu sebesar rotational latency (r)
3. Lakukan transfer data, diperlukan waktu sebesar btt
4. Read/Write blok data, diperlukan waktu sebesar TRW
Rumus Insert Record adalah
TI = s + r + btt + TRW
TI = s + r + btt + TRW
Waktu Pembaruan Record (TU)
1. Mencari posisi record yang diperbarui.
2. Memeriksa apakah ukuran tempat record masih memenuhi syarat yaitu:
· Bila ukuran record baru < record lama, maka dilakukan penimpaan record (dilakukan penghapusan dan dituliskan di tempat itu).
· Bila ukuran record baru = record lama, maka dilakukan penimpaan record (dilakukan penghapusan dan dituliskan di tempat itu).
· Bila ukuran record baru > record lama, maka dilakukan penghapusan dan penyisipan record baru di akhir file.
Terdapat dua kasus, yaitu:
Hanya dilakukan penimpaan, tanpa penyisipan di akhir file.
Dilakukan penandaan hapus dan penyisipan di akhir file.
Hanya dilakukan penimpaan, tanpa penyisipan di akhir file
Rumus : TU = TF + TRW
Dilakukan penandaan hapus dan penyisipan di akhir file
Rumus : TU = TF + TRW + TI
1. Mencari posisi record yang diperbarui.
2. Memeriksa apakah ukuran tempat record masih memenuhi syarat yaitu:
· Bila ukuran record baru < record lama, maka dilakukan penimpaan record (dilakukan penghapusan dan dituliskan di tempat itu).
· Bila ukuran record baru = record lama, maka dilakukan penimpaan record (dilakukan penghapusan dan dituliskan di tempat itu).
· Bila ukuran record baru > record lama, maka dilakukan penghapusan dan penyisipan record baru di akhir file.
Terdapat dua kasus, yaitu:
Hanya dilakukan penimpaan, tanpa penyisipan di akhir file.
Dilakukan penandaan hapus dan penyisipan di akhir file.
Hanya dilakukan penimpaan, tanpa penyisipan di akhir file
Rumus : TU = TF + TRW
Dilakukan penandaan hapus dan penyisipan di akhir file
Rumus : TU = TF + TRW + TI
Waktu Pembacaan Seluruh Record (TX)
Mekanisme pembacaan seluruh record pada file pile dilakukan secara sekuensial yaitu : dibaca secara terurut dari record awal sampai record
yang terakhir.
Rumus : TX = 2 TF = n (R/t’)
Waktu Reorganisasi File (TY)
Jika pembaruan (update) pile dilakukan dengan penandaan, maka perlu penghilangan record-record tak valid secara periodik sehingga file menjadi ringkas dan mempercepat operasi akses/ pengambilan.
Reorganisasi dilakukan dengan pengkopian file dengan mengecualikan record-record yang ditandai sebagai dihapus dan memblocking kembali record-record.
Rumus : TY = (n+o) (R/t’) + (n+o-d) (R/t’)
o = n insert
d = n delete
Mekanisme pembacaan seluruh record pada file pile dilakukan secara sekuensial yaitu : dibaca secara terurut dari record awal sampai record
yang terakhir.
Rumus : TX = 2 TF = n (R/t’)
Waktu Reorganisasi File (TY)
Jika pembaruan (update) pile dilakukan dengan penandaan, maka perlu penghilangan record-record tak valid secara periodik sehingga file menjadi ringkas dan mempercepat operasi akses/ pengambilan.
Reorganisasi dilakukan dengan pengkopian file dengan mengecualikan record-record yang ditandai sebagai dihapus dan memblocking kembali record-record.
Rumus : TY = (n+o) (R/t’) + (n+o-d) (R/t’)
o = n insert
d = n delete
Contoh Soal
Soal 1
Soal 1
Soal 2
Tag :
Sistem Berkas,
Media Penyimpanan
By : Taufiq Jga Vizard
Media penyimpanan adalah media yang digunakan dengan fungsi untuk menyimpan berbagai macam data digital yang tersedia pada perangkat komputer dengan waktu tertentu sehingga dapat dibaca dan dibuka kembali untuk diproses ulang pada perangkat.
Media penyimpanan dibagi menjadi 2, yaitu:
1. Primary Memory (Primary Storage/Internal Storage)
Primary memory adalah memori pada komputer yang merujuk pada RAM (Random Access Memory) dan ROM (Read Only Memory) sebagian besar alokasinya adalah pada RAM.
Ada 4 bagian didalam primary storage, yaitu :
1. Input Storage Area: Untuk menampung data yang dibaca
2. Program Storage Area : Penyimpanan instruksi-instruksi untuk pengolahan
3. Working Storage Area : Tempat dimana pemrosesan data dilakukan.
4. Output Storage Area: Penyimpanan informasi yang telah diolah untuk sementara waktu sebelum disalurkan ke alat-alat output
Ciri-ciri primary memory:
· kecepatan akses yang lebih tinggi
· Kapasitas terbatas/ kecil
· Dapat diakses langsung oleh CPU
· Harga mahal
· Memori utama
2. Secondary memory (Secondary Storage/External Storage)
Memory sekunder berfungsi sebagai media penyimpanan data karena sifatnya yang non volatile atau tidak terpengaruh oleh ada tidaknya sumber listrik.
Contoh: Hardisk, Floppy Disk dll.
Memori eksternal mempunyai dua tujuan utama yaitu sebagai penyimpan permanen untuk membantu fungsi RAM dan yang untuk mendapatkan memori murah yang berkapasitas tinggi bagi penggunaan jangka panjang.
Hirarki Memori
Hirarki memori adlalah sebuah pedoman yang dilakukan oleh para perancang demi menyetarakan kapasitas, waktu akses, dan harga memori untuk tiap bitnya. Secara umum, hierarki memori terdapat dua macam yakni hierarki memori tradisional dan hierarki memori kontemporer.
Media penyimpanan dibagi menjadi 2, yaitu:
1. Primary Memory (Primary Storage/Internal Storage)
Primary memory adalah memori pada komputer yang merujuk pada RAM (Random Access Memory) dan ROM (Read Only Memory) sebagian besar alokasinya adalah pada RAM.
Ada 4 bagian didalam primary storage, yaitu :
1. Input Storage Area: Untuk menampung data yang dibaca
2. Program Storage Area : Penyimpanan instruksi-instruksi untuk pengolahan
3. Working Storage Area : Tempat dimana pemrosesan data dilakukan.
4. Output Storage Area: Penyimpanan informasi yang telah diolah untuk sementara waktu sebelum disalurkan ke alat-alat output
Ciri-ciri primary memory:
· kecepatan akses yang lebih tinggi
· Kapasitas terbatas/ kecil
· Dapat diakses langsung oleh CPU
· Harga mahal
· Memori utama
2. Secondary memory (Secondary Storage/External Storage)
Memory sekunder berfungsi sebagai media penyimpanan data karena sifatnya yang non volatile atau tidak terpengaruh oleh ada tidaknya sumber listrik.
Contoh: Hardisk, Floppy Disk dll.
Memori eksternal mempunyai dua tujuan utama yaitu sebagai penyimpan permanen untuk membantu fungsi RAM dan yang untuk mendapatkan memori murah yang berkapasitas tinggi bagi penggunaan jangka panjang.
Hirarki Memori
Hirarki memori adlalah sebuah pedoman yang dilakukan oleh para perancang demi menyetarakan kapasitas, waktu akses, dan harga memori untuk tiap bitnya. Secara umum, hierarki memori terdapat dua macam yakni hierarki memori tradisional dan hierarki memori kontemporer.

Peningkatan waktu akses (access time) memori (semakin ke bawah semakin lambat, semakin ke atas semakin cepat)
Peningkatan kapasitas (semakin ke bawah semakin besar, semakin ke atas semakin kecil)
Peningkatan jarak dengan prosesor (semakin ke bawah semakin jauh, semakin ke atas semakin dekat)
Penurunan harga memori tiap bitnya (semakin ke bawah semakin semakin murah, semakin ke atas semakin mahal)
Magnetic Tape
Representasi data dan density pada magnetic tape
Data direkam secara digit pada media ini sebagai titik-titik magnetisasi pada lapisan ferroksida. Magnetisasi positif menyatakan 1 bit, sedangkan magnetisasi negatif menyatakan 0 bit atau sebaliknya. Tape terdiri atas 9 track, 8 track dipakai untuk merekam data dan track yang ke 9 untuk koreksi kesalahan. Salah satu karakteristik yang penting dari pita magnetic ini adalah density (kepadatan) dimana data disimpan. Density adalah fungsi dari media tape dan drive yang digunakan untuk merekam data ke media tadi. Satuan yang digunakan density adalah bytes per inch (bpi). Umumnya density dari tape adalah 1600 bpi dan 6250 bpi. (bpi ekivalen dengan charakter per inch)
Parity dan error control pada magnetic tape
Salah satu teknik untuk memeriksa kesalahan pada pita magnetik adalah dengan parity check. Jenis-jenis Parity Check adalah :
1. ODD PARITY (Parity Ganjil)
Jika data direkam dengan menggunakan odd parity, maka jumlah 1 bit yang merepresentasikan suatu karakter adalah ganjil. Jika jumlah 1 bitnya sudah ganjil, maka parity bit yang terletak pada track ke 9 adalah 0 bit, akan tetapi jika jumlah 1 bitnya masih genap maka parity bitnya adalah 1 bit.
2. EVEN PARITY (Parity Genap)
Bila kita merekam data dengan menggunakan even parity, maka jumlah 1 bit yang merepresentasikan suatu karakter adalah genap jika jumlah 1 bitnya sudah genap, maka parity bit yang terletak pada track ke 9 adalah 0 bit, akan tetapi jika jumlah 1 bitnya masih ganjil maka parity bitnya adalah 1 bit.
Sistem block pada magnetic tape:
Data yang dibaca dari atau ditulis ke tape dalam suatu grup karakter disebut block. Suatu block adalah jumlah terkecil dari data yang dapat ditransfer antara secondary memory dan primary memory pada saat akses. Sebuah block dapat terdiri dari satu atau lebih record. Sebuah block dapat merupakan physical record.
Diantara 2 block terdapat ruang yang kita sebut sebagai gap (inter block gap).
Keuntungan dan keterbatasan penggunaan magnetic tape:
Keuntungan:
- Panjang record tidak terbatas.
- Density data tinggi.
- Volume penyimpanan datanya besar dan harganya murah.
- Kecepatan transfer data tinggi.
- Sangat efisiensi bila semua atau kebanyakan record dari sebuah tape file memerlukan pemrosesan seluruhnya
Kekurangan (keterbatasan):
- Akses langsung terhadap record lambat
- Masalah lingkungan
- Memerlukan penafsiran terhadap mesin
- Proses harus sequential
Magnetic Disk
Karakteristik secara fisik pada magnetic disk
Terdiri dari beberapa tumpukan piringan alumunium. Dalam sebuah pack/tumpukan umumnya terdiri dari 11 piringan, setiap piringan diameternya 14 inch (8 inch pada minidisk) dan menyerupai piringan hitam. Permukaannya dilapisi dengan metal oxide film yang mengandung magnetisasi seperti pada magnetic tape. Banyaknya track pada piringan menunjukkan karakteristik penyimpanan pada lapisan permukaan, kapasitas disk drive dan mekanisme akses. Disk mempunyai 200-800 track per permukaan (banyaknya track pada piringan adalah tetap). Pada disk pack yang terdiri dari 11 piringan mempunyai 20 permukaan untuk menyimpan data.
Kedua sisi dari setiap piringan digunakan untuk menyimpan data, kecuali pada permukaan yang paling atas dan paling bawah tidak digunakan untuk menyimpan data, karena pada bagian tersebut lebih mudah terkena kotoran/debu daripada permukaan yang didalam juga arm pada permukaan luar hanya dapat mengakses separuh data. Untuk mengakses, disk pack disusun pada disk drive yang didalamnya mempunyai sebuah controller, access arm, read/write head dan mekanisme untuk rotasi pack. Ada disk drive yang dibuat built-in dengan disk pack, sehingga disk pack ini tidak dapat dipindahkan yang disebut non removable, sedangkan disk pack yang dapat dipindahkan disebut removable.
Representasi data dan pengalamatan
Metode pengalamatan dalam magnetic disk ada dua yaitu metode silinder dan metode sektor, penjelasannya sebagai berikut :
1. Metode Silinder
Metode silinder merupakan Pengalamatan berdasarkan nomor silinder, nomor permukaan dan nomor record. Semua track dari disk pack membentuk suatu silinder. Jadi bila suatu disk pack dengan 200 track per permukaan, maka mempunyai 200 silinder. Bagian nomor permukaan dari pengalamatan record menunjukkan permukaan silinder record yang disimpan. Jika ada 11 piringan maka nomor permukaannya dari 0 – 19 atau dari 1 – 20. Pengalamatan dari nomor record menunjukkan dimana record terletak pada track yang ditunjukkan dengan nomor silinder dan nomor permukaan.
2. Metode Sektor
Metode sektor, Setiap track dari pack dibagi kedalam sektor-sektor. Setiap sektor adalah storage area untuk banyaknya karakter yang tetap. Pengalamatan recordnya berdasarkan nomor sektor, nomor track, nomor permukaan. Nomor sektor yang diberikan oleh disk controller menunjukkan track mana yang akan diakses dan pengalamatan record terletak pada track yang mana.
Setiap track pada setiap piringan mempunyai kapasitas penyimpanan yang sama meskipun diameter tracknya berlainan. Keseragaman kapasitas dicapai dengan penyesuaian density yang tepat dari representasi data untuk setiap ukuran track. Keuntungan lain dari pendekatan keseragaman kapasitas adalah file dapat ditempatkan pada disk tanpa merubah lokasi nomor sector (track atau cylinder) pada file.
Organisasi berkas dan metoda akses pada magnetic disk
Untuk membentuk suatu berkas didalam magnetic disk bisa dilakukan secara sequential, index sequential, ataupun direct. Sedangkan untuk mengambil suatu data dari berkas yang disimpan dalam disk, bisa dilakukan secara langsung dengan menggunakan direct access method atau dengan sequential access method (secara sequential).
Keuntungan dan keterbatasan penggunaan magnetic disk
Keuntungan:
- Akses terhadap suatu record dapat dilakukan secara sequential atau direct.
- Waktu yang dibutuhkan untuk mengakses suatu record lebih cepat.
- Respon time cepat.
Keterbatasan:
- Harga lebih mahal.
Optical Disk
Pengertian
Optical disk adalah media penyimpanan data yang menggunakan sinar laser atau gelombang elektromagnetik dalam melakukan pembacaan (reading) dan penulisan (writing) datanya.
Jenis-jenis Optical Disk
1. CD-R
Secara fisik CD-R merupakan jenis cakram padat yang dapat diisi dengan data. CD-R merupakan CD polikarbonat kosong berdiameter 120 mm sama seperti CD ROM.
2. CD-RW
CD-RW merupakan CD yang isinya bisa kita hapus jika diinginkan. CD-RW adalah CD-ROM yang dapat ditulisi kembali. CD-RW menggunakan media berukuran sama dengan CD-R.
3. DVD-R
DVD-RW merupakan cakram optik yang hanya bisa membaca saja dan dapatmenyimpan data sebesar 4,7GB.
4. DVD-RW
DVD-RW merupakan tipe DVD yang dapat ditulis kembal dan memiliki kapasitas yang sama dengan DVD-R, biasanya 4,7GB. 4. DVD-RW
Tag :
Sistem Berkas,
Penjelasan Tentang Sistem Berkas
By : Taufiq Jga Vizard
Sistem adalah sekelompok elemen dan prosedur yang saling berhubungan dan saling bekerja sama dalam pencapaian suatu tujuan tertentu.
Berkas adalah sekumpulan data (informasi) yang berhubungan yang diberi nama dan tersimpan dalam media penyimpanan sekunder (secondary storage)
Sistem berkas adalah suatu metode pengolahan berkas di dalam secondary storage. atau sistem berkas adalah suatu sistem untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan data dari file tertentu dan organisasi file yang digunakan.
Berkas merepresentasikan program (baik source maupun bentuk objek) dan data.
Data dari berkas dapat bersifat numerik, alfabetik, alfanumerik ataupun biner.
Ukuran data di komputer dari kecil ke besar untuk membentuk sebuah berkas/file adalah bit, byte, field, record dan file.
Karakteristik berkas
Karakteristik umum:
- Tahan lama (persistence) yaitu kemampuan untuk dapat diakses dimasa datang.
- Dapat digunakan bersama (Sharability) oleh banyak pemakai.
- Memiliki ukuran (size) yang relatif lebih besar dari ukuran memori utama.
Karakteristik khusus:
- Dapat diciptakan dan dihapus.
- Mempunyai nama unik.
Penyimpanan sekunder (Secondary Storage)
Bersifat non-volatile (informasi yang tersimpan di dalamnya tak akan hilang meski tiada arus listrik)
Terdapat 3 tipe yang banyak dikenal, yaitu:
1. Berbentuk disc
Magnetic disc : harddisk, floopy disk (disket)
Optical disc : CD, DVD
- Nama
Merupakan informasi satu-satunya yang disimpan dalam format yang dapat dibaca oleh pengguna
- Identifier (Pengenal)
Tanda unik yang biasanya merupakan sebuah ektensi.
- Jenis (Type)
Informasi yang mendukung bermacam-macam tipe berkas yang berbeda.
- Lokasi
Penunjuk pada sebuah device lokasi file pada device tersebut
- Ukuran
Ukuran dari sebuah file (dalam bytes, words atau blocks)
- Proteksi
Menentukan siapa yang dapat melakukan read, write, execute dan lainnya.
- Waktu, tanggal dan identifikasi pengguna
Untuk pembuatan file, modifikasi terakhir dan penggunaan terakhir.
Nama Berkas
aturan penamaan berkas pada MS-DOS
- Maksimal terdiri dari 8 huruf ditambah maksimal 3 huruf untuk ekstensi.
- Tidak boleh mengandung spasi
- Tidak boleh mengandung huruf-huruf khusus yang dipakai oleh sistem, se[erti : / * ? + dll
aturan pada windows
- Maksimal terdiri dari 255 huruf termasuk ekstensi
- Boleh mengandung spasi
- Tidak boleh mengandung huruf-huruf khusus.
Ekstensi berkas
Ekstensi berkas adalah penandaan jenis berkas lewat nama berkas
Ekstensi biasanya ditulis setelah nama berkas dipisahkan dengan sebuah tanda titik.
Pada sistem yang lama (MS-DOS) ekstensi hanya diperbolehkan maksimal 3 huruf, contohnya: exe, bat, com, txt.
Batasan itu dihilangkan pada sistem yang lebih baru (Windows), contohnya : mpeg, java
Pada UNIX bahkan dikenal ada file yang memiliki lebih dari satu ekstensi, contohnya: tar.Z, tar.gz
Operasi Berkas
Fungsi dari berkas adalah untuk menyimpan data dan mengizinkan kita membacanya.
Dalam proses ini ada beberapa operasi yang dapat dilakukan berkas.
Operasi dasar:
1. Membuat berkas (create)
2. Menulis berkas (Write)
3. Membaca berkas (Read)
4. Memposisikan sebuah berkas (Reposition / Seek)
5. Menghapus berkas (Delete)
6. Menghapus sebagian isi berkas (Truncate)
Struktur Berkas
Sebagai urutan byte-byte yang tidak terstruktur
- Sistem tidak tahu dan tak peduli dengan isi dari berkas.
- Menawarkan fleksibilitas maksimum
Sebagai sebuah record sequence
- Berkas dianggap sebagai suatu urutan dari rekaman-rekaman yang memiliki panjang tertentu.
Sebagai sebuah tree
- Berkas dianggap sebagai suatu struktur tree yang terdiri atas rekaman-rekaman yang tidak perlu sama panjangnya.
- Masing-masing rekaman memiliki field kunci untuk menentukan posisinya dalam berkas
Metode akses berkas
Berkas penyimpanan informasi, apabila sedang digunakan informasi ini harus diakses dan dibaca melalui memori komputer. Informasi dalam berkas dapat diakses dengan beberapa cara:
1. Akses berurutan (Sequential Access)
Akses ini merupakan yang paling sederhana dan paling umum digunakan. Informasi dalam berkas diproses secara berurutan.
2. Akses langsung (Direct Access) Sebuah berkas dibuat dari rekaman-rekaman logical yang panjangnya sudah ditentukan, yang mengizinkan program untuk mambaca dan menulis rekaman secara cepat tanpa urutan tertentu
Berkas adalah sekumpulan data (informasi) yang berhubungan yang diberi nama dan tersimpan dalam media penyimpanan sekunder (secondary storage)
Sistem berkas adalah suatu metode pengolahan berkas di dalam secondary storage. atau sistem berkas adalah suatu sistem untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan data dari file tertentu dan organisasi file yang digunakan.
Berkas merepresentasikan program (baik source maupun bentuk objek) dan data.
Data dari berkas dapat bersifat numerik, alfabetik, alfanumerik ataupun biner.
Ukuran data di komputer dari kecil ke besar untuk membentuk sebuah berkas/file adalah bit, byte, field, record dan file.
Karakteristik berkas
Karakteristik umum:
- Tahan lama (persistence) yaitu kemampuan untuk dapat diakses dimasa datang.
- Dapat digunakan bersama (Sharability) oleh banyak pemakai.
- Memiliki ukuran (size) yang relatif lebih besar dari ukuran memori utama.
Karakteristik khusus:
- Dapat diciptakan dan dihapus.
- Mempunyai nama unik.
Penyimpanan sekunder (Secondary Storage)
Bersifat non-volatile (informasi yang tersimpan di dalamnya tak akan hilang meski tiada arus listrik)
Terdapat 3 tipe yang banyak dikenal, yaitu:
1. Berbentuk disc
Magnetic disc : harddisk, floopy disk (disket)
Optical disc : CD, DVD
2. Berbentuk card
USB Drive, multimedia card (MMC), SDCard
USB Drive, multimedia card (MMC), SDCard
3. Berbentuk tape (pita magnetis)
Kaset, Tape Cartridge
Atribut berkas
sebuah berkas berisi aliran data (atau data stream) yang berisi sekumpulan data yang saling berkaitan serta atribut berkas (yang bersifat wajib atau opsional), yang kadang-kadang disebut properties yang berisi informasi yang berkaitan dengan berkas yang bersangkutan. Informasi mengenai kapan sebuah berkas dibuat adalah contoh dari atribut berkas. - Nama
Merupakan informasi satu-satunya yang disimpan dalam format yang dapat dibaca oleh pengguna
- Identifier (Pengenal)
Tanda unik yang biasanya merupakan sebuah ektensi.
- Jenis (Type)
Informasi yang mendukung bermacam-macam tipe berkas yang berbeda.
- Lokasi
Penunjuk pada sebuah device lokasi file pada device tersebut
- Ukuran
Ukuran dari sebuah file (dalam bytes, words atau blocks)
- Proteksi
Menentukan siapa yang dapat melakukan read, write, execute dan lainnya.
- Waktu, tanggal dan identifikasi pengguna
Untuk pembuatan file, modifikasi terakhir dan penggunaan terakhir.
Nama Berkas
aturan penamaan berkas pada MS-DOS
- Maksimal terdiri dari 8 huruf ditambah maksimal 3 huruf untuk ekstensi.
- Tidak boleh mengandung spasi
- Tidak boleh mengandung huruf-huruf khusus yang dipakai oleh sistem, se[erti : / * ? + dll
aturan pada windows
- Maksimal terdiri dari 255 huruf termasuk ekstensi
- Boleh mengandung spasi
- Tidak boleh mengandung huruf-huruf khusus.
Ekstensi berkas
Ekstensi berkas adalah penandaan jenis berkas lewat nama berkas
Ekstensi biasanya ditulis setelah nama berkas dipisahkan dengan sebuah tanda titik.
Pada sistem yang lama (MS-DOS) ekstensi hanya diperbolehkan maksimal 3 huruf, contohnya: exe, bat, com, txt.
Batasan itu dihilangkan pada sistem yang lebih baru (Windows), contohnya : mpeg, java
Pada UNIX bahkan dikenal ada file yang memiliki lebih dari satu ekstensi, contohnya: tar.Z, tar.gz
Operasi Berkas
Fungsi dari berkas adalah untuk menyimpan data dan mengizinkan kita membacanya.
Dalam proses ini ada beberapa operasi yang dapat dilakukan berkas.
Operasi dasar:
1. Membuat berkas (create)
2. Menulis berkas (Write)
3. Membaca berkas (Read)
4. Memposisikan sebuah berkas (Reposition / Seek)
5. Menghapus berkas (Delete)
6. Menghapus sebagian isi berkas (Truncate)
Struktur Berkas
Sebagai urutan byte-byte yang tidak terstruktur
- Sistem tidak tahu dan tak peduli dengan isi dari berkas.
- Menawarkan fleksibilitas maksimum
Sebagai sebuah record sequence
- Berkas dianggap sebagai suatu urutan dari rekaman-rekaman yang memiliki panjang tertentu.
Sebagai sebuah tree
- Berkas dianggap sebagai suatu struktur tree yang terdiri atas rekaman-rekaman yang tidak perlu sama panjangnya.
- Masing-masing rekaman memiliki field kunci untuk menentukan posisinya dalam berkas
Metode akses berkas
Berkas penyimpanan informasi, apabila sedang digunakan informasi ini harus diakses dan dibaca melalui memori komputer. Informasi dalam berkas dapat diakses dengan beberapa cara:
1. Akses berurutan (Sequential Access)
Akses ini merupakan yang paling sederhana dan paling umum digunakan. Informasi dalam berkas diproses secara berurutan.
2. Akses langsung (Direct Access) Sebuah berkas dibuat dari rekaman-rekaman logical yang panjangnya sudah ditentukan, yang mengizinkan program untuk mambaca dan menulis rekaman secara cepat tanpa urutan tertentu
Tag :
Sistem Berkas,
Seminar Akbar Genius Inside Us and The Road a Head
By : Taufiq Jga Vizard
The Road a head
Dalam kehidupan kita pasti ada perjalanan yang akan kita tuju, dan perjalanan itu berbeda-beda dari satu orang ke orang lain. Karena apa ? karena setiap orang mempunyai keinginan masing-masing. Bukan hanya dalam individu saja Indonesia pada tahun 2003 - 2013 yang mempunyai semangat perekonomian tinggi sehingga masyarakat Indonesia mempunyai otimisme bagi bangsanya. Diantaranya adalah adanya harga minyak yang rendah, dana pemerintah yang cukup, pemerintahan yang terstruktur, pendidikan yang baik, perbaikan jaminan kesehatan, dan keadilan masyarakat.
Selain Hal yang bisa kita ambil dalam prinsip bangsa Indonesia tadi kita juga harus mempunyai 3 stories, yaitu:
1. Manusia dan simpanse
Dalam perbedaan keduanya yaitu jika manusia bisa bersosisal dan berkerja sama dalam jumlah yang besar karena kita mampu menggunakan imajinasi untuk menghasilkan fiksional reality (realitas yang sebenarnya adalah sebuah fiksi) akan tetapi jika simpanse tidak memiliki fikiran seperti fiksional reality dan tak bisa berfikir
2. Masmelow Imagination
Dalam stories ini hanya sederhana yaitu kita adalah orang yang mampu menahan diri agar kita dapat sukses kedepannya dengan cara berimajinasi yang cerdas
3. Jeff Basos
Dalam stories ini ada visi yang digunakan oleh pendiri amazon.com yaitu kita dapat menjadi perusahaan yang paling peduli bagi pelanggan dalam satu dunia, dimana pelanggan dapat menemukan apa saja yang ada di toko online.
Selain 3 stories tadi juga ada gift dan choise(pemberian dan pilihan) yaitu yang didalamnya harus ada keterkaitan dari manusia 1 dan lainnya agar kita bisa menyesuaikan diri dari pelanggan.
Dalam pelaksanan road a head juga mempunyai hal yang sangat penting yaitu PLAN. Dalam plan sendiri ada beberapa pengertian, yaitu:
P= Persiapkan perjalanan diri anda. Skil apa yang anda punya, apa yang cocok untuk diri anda, dan apa saja yang harus dipersiapkan.
L= Bertindaklah. Setiap kesuksesan harus mempunyai pengorbanan dalam pembayarannya dan tidak ada yang akan terjadi jika tidsak ada cation yang jelas
A= Beradaptasilah. Anda akan gagal dan anda akan kecewa dalam mengerjakan suatu hal, maka persiapkan hati dan fikiran anda dengan matang.
N= Bertemanlah dengan tepat. Anda akan menjadi sesuatu hal yang anda inginkan dalam kehidupan.
Jadi kesimpulan yang dapat diambil dalam pelajaran di atas adalah Anda mempunyai kesuksesan dalam perjalanan hidup:
1. Power of Imagination (Kekuatan imaginasi)
2. Delayed Grafitaion (penundaan kenikmatan)
3. Sucses is a choise (Keberhasilan itu pilihan)
Genius Inside Us
Apa itu jenius ?
Sebenarnya Jenius adalah gangguan otak. Orang jenius memiliki gangguan otak bernama LLI (Low Latent Inhibitation). Dimana penderita ini menerima segala informasi dengan cepat dari orang biasa, dan pola pikir yang tidak biasa, Senjata Orang ini adalah Imajinasi+Logika+pengetahuan. Bagaimana imajinasi memegang peran penuh dalam otaknya, dan informasi-informasi yang ada masuk kedalam otak bersamaan, bagaimana dengan IQ orang yang dibawah rata-rata, sedangkan orang yang memiliki IQ di atas rata-rata akan menjadi Jenius. Saya bisa asumsikan bahwa pola pikir Orang jenius tidak teratur kadang kacau tapi harmoni. Orang seperti ini memiliki otak yang kebih kecil dari 2 orang diatas, tapi kemampuan otaknya sangat luarbiasa. Salah satu tokoh Jenius kita adalah Einstein, selain itu juga Thomas Alva Edison. Keduanya sama-sama di Drop out karena kebodohan pertanyaan mereka. tapi karena pertanyaan bodoh mereka kita bisa hidup, Bahkan Teori Raltivitas adalah sebuah kegilaan, bagaimana seorang Einstein Bisa merumuskan energi setara dengan massa dikali kuadrat kecepatan cahaya.
Selain iu anda dapat lebih belajar dengan how to make a genius yaitu:
1 Keyakinan bahwa anda bisa
Jika anda mencoba melakukan sesuatu yang baru dan telah beberapa kali gagal, kemudian anda mengatakan "sepertinya saya memang tidak mampu," maka sebenarnya bukan karena anda tidak mampu, tetapi karena anda tidak percaya dengan kemampuan diri anda sendiri. Ketidakpercayaan terhadap kemampuan diri sendiri itulah yang kemudian direspon oleh otak dan menyesuaikan dengan kepercayaan itu. Ini berarti bahwa otak akan bekerja semakin baik jika anda mempunyai keyakinan terhadap kemampuan anda. Gagal itu pasti, tetapi kerja keras dan kemauan itu wajib. Percayalah dengan kemampuan anda agar otak juga merespon demikian.
2. Konsumsi makanan yang baik untuk perkembangan otak
Otak mempunyai makanan khusus yang harus anda cukupi, itu pun jika anda ingin mempunyai otak yang jenius. Pada dasarnya makan dalam porsi yang pas dan teratur akan membuat kinerja otak semakin tajam dan mampu meningkatkan kejeniusan otak anda. Jadi alangkah baiknya anda makan secukupnya dan dengan jadwal yang teratur. Yang tidak kalah pentingnya adalah mengenai kandungan nutrisi dari makanan yang anda konsumsi. Konsumsilah makanan yang mengandung nutrisi yang baik untuk perkembangan otak, omega 3 misalnya. Omega 3 mempunyai fungsi untuk menjaga fungsi otak dan meningkatkan ketajaman otak. Omega 3 adalah asam lemak yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh secara mandiri, itu berarti bahwa anda harus mencari asam lemak omega 3 ini dari makanan tertentu. Ikan salmon mempunyai kandungan omega 3 yang tinggi, selain itu omega 3 juga terdapat dalam kacang-kacangan dan biji-bijian, meskipun kandungannya tidak sebanyak yang ada di dalam ikan salmon.
3.Meditasi
Meditasi dilakukan untuk menenangkan pikiran dan melatih konsentrasi manusia. Hal inilah yang menjadi dasar bagi anda untuk mencoba melakukan meditasi agar kemampuan otak anda menjadi lebih tajam dan meningkatkan konsentrasi. Otak yang terkonsentrasi dan tenang akan mampu bekerja lebih cepat dan akurat.
4.Belajar dengan tekun Bagaimanapun belajar adalah syarat utama untuk menjadi jenius.
Belajar adalah aktivitas untuk memahami satu atau beberapa bidang ilmu dan meningkatkan potensi diri. Belajar sesuatu yang baru akan lebih baik bagi perkembangan otak anda, karena otak akan merekam sesuatu yang baru sehingga akan menambah luas wawasan anda. Semakin banyak pengetahuan seseoarang, maka akan semakin jenius orang tersebut. Jangan sampai anda malas belajar jika anda ingin menjadi jenius.
Tag :
Bussiness Practice,





















